Hanibal Hamidi : Mulailah Gerakan Desa Membangun

Perwakilan dari Kemendesa PDTT, Bp. Hanibal Hamidi, pada kegiatan Magang Nusantara Pelita Desa, menyempatkan diri untuk hadir dan ikut serta memberikan motivasi dan arahan kepada para peserta pelatihan & Studi banding Percepatan Pembangunan Desa, pada tanggal 23 April 2018 yang lalu. Bertempat di Cafe Nusantara Pelita Desa, Lt. 2, Bp. Hanibal memberikan berbagai masukan dan suntikan semangat kepada para peserta yang sebagian besar adalah remaja yang berasal dari 10 Provinsi di Indonesia. 

Hanibal Hamidi : Mulailah Gerakan Desa Membangun

Paparan yang beliau berikan meliputi Esensi Desa, Perkembangan Desa, Tantangan Desa, Masa Depan Desa, Program dan Kegiatan Pembangunan Desa serta Peran Remaja Di Desa. Dijelaskan pula mengenai peran penting desa sebagai Inti Budaya Bangsa Indonesia serta Desa Sebagai Pondasi Struktur NKRI. Perlu diterapkan pola fikir seorang dokter dalam mengevaluasi dan menganalisa permasalahan suatu desa, hingga dapat diketahui masalah utamanya. 

Tantangan desa saat ini terletak pada Infrastruktur Dasar, aset produksi (termasuk pengetahuan), pemasaran, budaya yang sudah tidak sesuai (budaya luar yang berpotensi merusak) serta urbanisasi. Pilihan jalan keluarnya adalah dengan menaklukan tantangan melalui optimalisasi desa berdasarkan sumber daya dan kewenangan desa, tingkatkan daya tarik desa dan kebanggaan akan desa. Semua ini dapat diwujudkan dengan melakukan harmonisasi antara alam dan manusia, gotong royong bersama, melakukan gerakan desa membangun dimana semua masyarakat sesuai potensinya masing-masing pada semua usia secara berkesinambungan, mulai membangun Indonesia dari pinggiran, dari desa-desa di Indonesia.

Hanibal Hamidi : Mulailah Gerakan Desa Membangun

Antusiasme peserta tampak sangat terlihat dengan begitu banyaknya pertanyaan spontan yang muncul seputar kiat-kiat memajukan desa. Bp. hanibal juga sempat menjelaskan mengenai Indikator Perkembangan Desa (IPD) yang merupakan instrumen untuk  menempatkan suatu desa sesuai konteks, kapasitas dan potensi pengembangannya  sehingga mampu mencapai kemandirian desa. Kemandirian desa nantinya akan berkaitan dengan ketahanan sosial, ekonomi dan lingkungan (alam dan buatan). >Wan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EnglishIndonesian