Mahasiswa Singapura kunjungi Pelita Desa Edu 3 Minapark dan Edu 4

Kali ini Pelita Desa Edu 3 (SMP Peradaban – Minapark Ciseeng) dan Pelita Desa Edu 4 (Lahan Perkebunan, Pertanian dan Pembibitan), mendapatkan kunjungan dari mahasiswa Singapore University of Social Sciences (SUSS). Para mahasiswa dan mahasiswi yang rata-rata berusia 21 sd 23 tahun ini melakukan kunjungan studi banding yang merupakan program kegiatan dari Inagro, Ciseeng.

Pusat pelatihan & pendidikan Inagro merupakan tempat bagi pelatihan, penyuluhan ataupun pendidikan yang terkait dengan berbagai macam metode dan teknik perkebunan, peternakan, pertanian maupun kegiatan-kegiatan pengembangan diri, manajemen kepemimpinan ataupun pengembangan kerjasama tim. Dan untuk saat ini Pelita Desa Edu 3 dan Edu 4 masuk ke dalam rangkaian kunjungan para mahasiswa SUSS.

Kunjungan dibagi menjadi beberapa kelompok yang dipandu oleh tim pengajar dari SMP Peradaban. Ada sekitar 10 orang yang melakukan kunjungan di bidang perikanan di Desa Babakan, Ciseeng. Lalu sekitar 10 orang mengunjungi edu 4, yang merupakan lahan pertanian, perkebunan dan pembenihan. Serta sekitar 24 orang mengunjungi Edu 3 di Minapark Ciseeng (SMP Peradaban).

Mahasiswa Singapura kunjungi Pelita Desa Edu 3 Minapark dan Edu 4

Di Minapark, rombongan disambut oleh musik tradisional angklung yang dibawakan oleh siswa SMP Peradaban. Beberapa mahasiswa SUSS pun ikut mencoba alat musik angklung bahkan ikut serta membawakan lagu Manuk Dadali. Suasana seru dan ceria penuh keakraban pun tercipta. Acara dilanjutkan dengan kegiatan saling bertukar cindera mata dan berfoto bersama.

Masih di Minapark, kemudian kelompok dibagi menjadi dua. Sebagian mengunjungi lokasi budidaya iklan lele dan sistem penanaman hidroponik. Disini teknologi budidaya ikan dijelaskan oleh siswa-siswa SMP Peradaban. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan mempelajari proses pembuatan siomay berbahan dasar ikan, mulai dari awal hingga akhir.

Mahasiswa Singapura kunjungi Pelita Desa Edu 3 Minapark dan Edu 4

Kelompok berikutnya, mengunjungi lokasi pembuatan batik tulis yang terletak tidak jauh dari restoran Sultan. Semua lokasi ini masih berada dalam area Minapark. Di pusat pembuatan batik ini, rombongan mahasiswa mempelajari cara membuat batik dengan menggunakan canting. Semua proses dari awal hingga akhir dijelaskan dan dipandu oleh para siswi SMP Peradaban.

Mahasiswa Singapura kunjungi Pelita Desa Edu 3 Minapark dan Edu 4

Dari kegiatan kunjungan ini ada beberapa hal yang dihasilkan antara lain : SMP Peradaban akan diundang ke SUSS utk berbicara langsung dengan mahasiswa disana sekaligus bertukar info dan pengetahuan. Lalu nantinya pada bulan Juli, SUSS akan berencana datang lagi mengunjungi Pelita Desa Edu 3 (Minapark) dengan peserta mahasiswa yang baru. Selain itu, SMP Peradaban juga akan diundang untuk mengikuti konferensi internasional enterpreneur di Singapura.

Sekarang kita beralih ke Pelita Desa Edu 4. Disini rombongan mahasiswa SUSS diajak untuk turun ke sawah. Mencoba untuk menerapkan secara langsung teknik menanam padi. Tanpa canggung dan risih para mahasiswa melakukan dengan semangat walau panas matahari menyengat. Setelah itu rombongan beristirahat sejenak sambil menikmati kelapa muda ciseeng. Lalu kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan cara proses pembenihan cabe. Mulai dari proses penyiapan pupuk hingga memasukan benih di pollybag.

Mahasiswa Singapura kunjungi Pelita Desa Edu 3 Minapark dan Edu 4

Saat rombongan mahasiswa akan kembali menuju Inagro, beberapa kelompok ternyata menyempatkan diri untuk mampir ke Pelita Desa Edu 1 dan Edu 2. Berjalan-jalan hingga selfie bersama. Sayang waktu yang  diluangkan tidak bisa terlalu lama. Karena agenda mereka berikutnya sudah menanti.

Semoga kerjasama dan komunikasi yang telah terjalin dengan baik ini akan dapat memberikan manfaat dan motivasi yang besar untuk kita semua dalam lebih mengembangkan potensi desa di Indonesia. (wan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EnglishIndonesian