Usia 18 Tahun, Bangun Bisnis Aquatic Beromzet 40 Juta Perbulan

TVR Farm, nama perusahaannya. Pendiri sekaligus pemiliknya adalah remaja berusia 18 tahun, bernama Teguh Van Restu. Berlokasi di Kampung Cikareo Rt 03 Rw.04 Desa Gunung Mulya, Kec. Tenjolaya Kab. Bogor, Jawa Barat, pemuda kelahiran Bogor ini mendirikan bidang usaha yang berkaitan dengan dunia air (Aquatic} antara lain dalam bidang Ornamental Fish, Shrimp (udang hias), Aquatic Plants, Ornamental Snail, dll.

Ingin merubah ekonomi keluarga agar menjadi lebih baik, adalah satu alasan Teguh dalam membangun bisnisnya. Selain itu ia juga ingin mengangkat kondisi perekonomian masyarakat sekitar. Semua ini didukung oleh hobinya sejak kecil yang suka sekali dengan dunia air. Hingga akhirnya muncul semangat untuk mengembangkannya ke arah bisnis profesional, ditambah fakta bahwa peluang dalam bisnis aquatic masih sangat terbuka lebar.

Cerita bermula, saat Teguh diterima di salah satu SMU di Kab. Bogor melalui jalur prestasi. Ia sempat berpikir tentang banyaknya biaya yang pastinya akan dikeluarkan orangtuanya selama ia bersekolah, sedangkan ekonomi keluarganya sangatlah terbatas. Namun keluarganya ternyata tetap memotivasi dirinya agar tetap semangat dalam bersekolah.

Usia 18 Tahun, Bangun Bisnis Aquatic Beromzet 40 Juta Perbulan

Seiring berjalannya waktu, timbul pemikiran dalam dirinya untuk mencoba menghasilkan uang sendiri. Maka ia pun mencoba menjadi pedagang pulsa HP. Niat ini pun ia utarakan kepada ayahnya yang saat itu masih bekerja sebagai buruh di Kota Palembang. Akhirnya ayahnya pun mengirimkan sebuah handphone model lama dan uang sebesar Rp. 100.000,-. Usaha menjadi penjual pulsa pun ia mulai jalani. Usaha berjalan sekitar 3 bulan lamanya dengan penghasilan yang lumayan cukup untuk membantu dirinya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Lalu ia kembali berpikir untuk dapat menghasilkan uang dari hobinya dalam bidang aquatic. Namun, ia bingung untuk memulainya. Hingga akhirnya ia bertemu seseorang yang berpengalaman dalam bidang aquatic, dan selalu memberinya motivasi dan inspirasi untuk menekuni bisnis baru ini. Awalnya Teguh hanya disuruh menjual produk-produk aquatic, seperti udang hias, dll. Ia mulai memasarkan produknya hanya bermodalkan HP dan tenaga saja. Antara lain dengan cara berjualan ke penggemar aquascape di sekitar wilayahnya, lalu juga mencoba mengembangkan bisnis ini lewat dunia online/maya. Ternyata perkembangan bisnis ini cukup bagus, sehingga usaha makin berkembang dan omzet tiap bulannya makin bertambah, hingga ia kini dapat membantu perekonomian keluarganya serta memenuhi kebutuhan sekolahnya.

Usia 18 Tahun, Bangun Bisnis Aquatic Beromzet 40 Juta Perbulan

Kini Teguh telah membangun beberapa Farm sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan bisnis para customernya. Juga melakukan kegiatan kerjasama dengan beberapa perusahaan lain. Saat ini bisnisnya memfokuskan diri pada ornamental shrimp (udang hias) & aquatic plants.
Sedangkan untuk ornamental fish (ikan hias), pada saat ini masih dalam proses persiapan.

Berhubung belum memiliki izin ekspor, maka TVR Farm pun bekerjasama dengan beberapa perusahaan eksportir besar di Indonesia. Teguh juga mensuplai kebutuhan toko-toko aquascape di sekitar wilayahnya, melayani permintaan para penghobi, membantu petani udang hias lain bila kekurangan stok, dsb.

Saat ini dengan 3 orang karyawan, bisnisnya makin melesat naik, omzetnya pun berkisar antara 15 juta hingga 40 juta per bulannya.

Teguh seringkali mendapatkan kunjungan dari luar negeri seperti dari Negara Belgia, Philipina, Perancis dan negara eropa lainnya, yang sering diajak oleh eksportir Indonesia untuk mengunjungi “markas”nya di Bogor.

Tentu saja semua usahanya tak selalu mudah, ada saja hambatannya. Seperti ia pernah kehilangan HP saat ia mendapatkan order pertamanya, hingga akhirnya ia harus berhutang untuk membeli HP baru. Belum lagi cibiran orang lain yang tak begitu suka dengan perkembangan bisnis aquatic Teguh. Namun semua itu ia hadapi dengan sabar dan ikhlas. Hingga kini, ia telah dapat mulai menuai apa yang telah ia bangun.

Buat teman-teman yang kebetulan lewat wilayah Bogor, silahkan berkunjung dan melihat koleksi udang-udang hias dari wirausahawan muda kita ini.

(Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EnglishIndonesian